Dalam berbagai kompetisi matematika, baik di dalam negeri maupun luar negeri seperti OSN,
KTOM, LMNas, AIME, dan AMC sering muncul bilangan dengan nama unik seperti bilangan fatal,
bilangan ciamik, bilangan ganteng, dan lain-lain. Bilangan-bilangan tersebut tidak ditemukan pada
buku teks manapun, karena memang didefinisikan sendiri oleh pembuat soal untuk menghadirkan
tantangan baru yang memadukan kreativitas dan logika.
Kunci utama dalam menghadapi soal jenis ini adalah memiliki literasi yang baik terhadap definisi
baru, serta kemampuan untuk menghubungkan definisi tersebut dengan konsep-konsep teori bilangan
yang relevan. Di sinilah daya tarik sebenarnya dari soal-soal semacam ini, bukan hanya menguji
penguasaan rumus, tetapi juga melatih kepekaan dalam memahami ide matematis yang baru diperkenalkan
dalam bentuk yang kreatif.
Dari pemahaman tersebut, penulis terdorong untuk menghimpun dan mengkaji ide-ide soal bilangan
unik secara lebih sistematis. Maka lahirlah The Art of Number Theory, sebuah buku yang memadukan
konsep-konsep dasar teori bilangan dengan cara berpikir kreatif dalam merancang dan menganalisis
soal. Buku ini tidak hanya menampilkan kumpulan soal dan pembahasan, tetapi juga mengajak
pembaca memahami proses lahirnya sebuah ide soal, dari definisi sederhana hingga permasalahan
yang menantang.
Buku ini ditujukan bagi pembina olimpiade matematika yang ingin memperluas variasi dan pendekatan
pembelajaran teori bilangan, serta bagi siswa yang ingin menumbuhkan kemampuan berpikir logis
dan kreatif dalam problem solving. Melalui buku ini, penulis berharap pembaca tidak hanya menikmati
keindahan teori bilangan, tetapi juga mampu menemukan kata kunci dari setiap konsep sekaligus
mampu melihat keterkaitan antar konsep sehingga proses belajar lebih bermakna dan mendalam.